[Isa Kamari] Sumur Usia – Danau

hidup menjanjikan kemewahan

lebih dari segala yang dipandang

kebiasaan telah menjadikan kita

penafsir yang leka

pernahkah kita duga

ada kesucian di balik kepalsuan

seperti sekuntum bougainvillea

yang kita robek

seperti kertas yang tidak berharga.

kesengsaraan telah menjadikan kita

pemikir yang dibentur kesempitan

lalu kita menyengat seperti lebah

setiap kali digugah

dan menjadikan kelumrahan

untuk menyerang sebelum diserang

pernahkan kita sangka

ada keadilan di sebalik kezaliman.

seharusnya kita menjadi pemurah dan penyabar

seperti rerama dan mawar

yang tekun memberi dan melamar

dengan santun dan kasih sayang.

keselesaan telah menjadikan kita

perenung yang malas dan cemas

untuk mencari dan meneroka

tanpa keluh dan lelah

sedang alam sentiasa berkembang.

usahlah kedalaman dan kejauhan

kita samakan dengan kegelapan

walaupun tidak diragu

kebenaran adalah satu

tetapi tidak sekering atau secetek

telaga makna yang telah kita timba

kerana kemanusiaan

adalah danau

yang tidak terjangkau.

1985

~

Tamat menulis dengan hela nafas yang dalam.

::Thank God for words::

~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s