alhamdulillah

tadi aku berjalan-jalan
di bawah langit Tuhan
ditemani dingin malam
kupandang kiri kanan
mencari kelibat sesuatu
di langit kesunyian

sunyi langit
daunan, ranting dan pepohon
mengganggu penglihatan
aku yang mencari cahaya

hidup takkan pernah sepi
duri-duri sentiasa bersedia menguji
bahkan langit pun hitam
pepohon pun degil
menghalang cahaya bulan
dari menghampiri kalbu perindu

apa yang ada pada malam ini
gelapnya langit
gusarnya hati
di mana sinar yang dinanti

“semalam bulan penuh
cantik berseri megah di angkasa”

“hari ini bulan menuju separuh
namun kilauannya tetap menawan
tetap lebih cantik dari semalamnya
yang telah ditinggalkan”

kulihat ke atas
ya, sinarnya sentiasa ada
bahkan sekarang pun ada
di sebalik ranting2 pohon
menambah keindahan
terasa dekat kejauhannya

“namun hatimu yang sesat
dalam belukar hidup
bergelumang maksiat”

“langit tidak hodoh kerana hitamnya
kerana dibuat langit untuk menampakkan
indahnya bebintang Tuhan bila malam tiba.”

“pepohon tidak salah kerana rantingnya
yang menghalang cahaya bulan dari menyapa

kerana apabila cahaya bulan bersinar di celahan daunan
itulah yang menambahkan keindahan segala.”

Tuhan tahu
bagaimana mendidik hambaNya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s