ketika hujan di hati (shared)

KETIKA HUJAN DI HATI

Mengukir pelangi setiap waktu

kala hujan hampir berlalu

senja menemu hitam

dan pagi masih berenangrenang di langit perak

menghitung detak berlalu

ketika kerikilkerikil ini masuk di periuk waktu

aku melihat kau

masih sibuk mengenakan baju

dan jubah kelalaianmu

awanawan kapas berarak

serupa malaikatmalaikat kecil

terbang memindai nafas

pancarkan cahaya kesudut hati

cobalah

kau istirahat sejenak

lalu pejam mata

dan hitung kunangkunang di gelap sana

berapa banyak alpa telah menoda

buka mata

jalan ini masih untukmu

usah ragu

bawalah bekal ikhlas dan kesabaran

teruskan meniti jalan penuh pengharapan

sdm

PRB, OKTO 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s